![]() |
| budayahidupsehat |
- Tetap berikan ASI. Kandungan dalam ASI akan meningkatkan daya tahan tubuhnya. Selain itu, gerakan bayi saat mengisap payudara akan menutup saluran eustachius yang menghubungkan hidung dengan telinga. Kondisi ini akan memperkecil risiko terjadinya infeksi telinga oleh bakteri yang ada di hidung dan tenggorokan.
- Jemurlah bayi di pagi hari. Sinar matahari pagi sangat baik karena dapat membantu membasmi bakteri, virus, dan jamur. Waktu yang disarankan adalah antara pukul 7-8 pagi.
- Untuk meredakan hidungnya yang tersumbat, keluarkan cairan hidungnya dengan penguapan dan menepuk-nepuk punggung bayi dalam posisi telungkup di paha Anda. Anda juga dapat menyedot cairan dari hidungnya dengan bantuan alat penyedot. Sebelum penyedotan, Anda sebaiknya meneteskan obat tetes air garam (saline) ke lubang hidungnya. Saat ia tidur, posisikan kepalanya sedikit lebih tinggi dari tempat tidur dengan meletakkan bantal atau gulungan selimut di bawah kepala.
- Batuk pilek yang didahului oleh demam, biasanya batuk pilek karena virus influenza. Berikan obat penurun panas apabila suhu tubuhnya sudah mencapai 38,5 derajat celsius, untuk mengurangi resiko anak yang bisa kejang. Jika demam tidak turun setelah 3 hari, sebaiknya dibawa ke dokter untuk konsultasi. Jika demam hanya terjadi pada sore hari dan sudah berlangsung lebih dari 3 hari, berhati hati terhadap kemungkinan radang.
Tidak ada salahnya mencoba kan? Jika batuk dan pilek terus berlangsung selama lebih dari 7 hari dan menunjukkan tanda tanda yang tidak biasa pada penderita flu, sebaiknya si kecil segera dibawa ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. Selamat mencoba dan lekas sembuh.







0 comments:
Post a Comment